[slim_seo_breadcrumbs]

TEFA Perbenihan dan Tanaman Pangan

TEFA Perbenihan & Tanaman Pangan

Pusat Pembelajaran Vokasi & Produksi Benih Unggul

Teaching Factory (TEFA) Perbenihan merupakan wadah strategis pembelajaran vokasi bagi mahasiswa Polbangtan Yoma yang berfokus pada penguasaan teknologi produksi tanaman pangan dan perbanyakan benih secara profesional. Unit ini dirancang untuk mensimulasikan lingkungan kerja industri, di mana mahasiswa terjun langsung dalam menghasilkan produk budidaya pangan berkualitas serta melakukan perbanyakan vegetatif tanaman hortikultura. Sebagai pusat pengembangan, TEFA ini berperan vital dalam menyediakan bibit dan benih sumber yang menjadi pondasi utama bagi pengembangan unit-unit TEFA lainnya di lingkungan Polbangtan Yoma, sekaligus memastikan keberlanjutan siklus produksi pertanian yang bermutu tinggi dan bersertifikat.

Galeri Aktivitas & Unit Kompetensi

Lahan Produksi

Hamparan lahan produksi benih padi unggul di kawasan TEFA Polbangtan Yoma.

Aktivitas Mahasiswa

Mahasiswa dan Pengajar melakukan pengamatan langsung terhadap kualitas bulir padi di lapangan.

Mekanisasi Panen

Implementasi mekanisasi pertanian menggunakan Combine Harvester untuk efisiensi panen benih.

Teknologi Alsintan

Praktik perbanyakan guna menghasilkan bibit komoditas unggul.

Perbanyakan Vegetatif

Praktik perbanyakan guna menghasilkan bibit komoditas unggul.

Fokus Pengembangan & Kompetensi TEFA:

  • Manajemen Produksi Tanaman Pangan: Penguasaan sistem pemeliharaan terpadu dengan standar agronomis tinggi untuk memaksimalkan hasil produksi padi dan komoditas pangan utama lainnya secara efisien.
  • Teknologi Perbanyakan Vegetatif: Keterampilan teknis dalam perbanyakan tanaman hortikultura (okulasi, sambung, dsb) untuk menjamin ketersediaan bibit unggul yang memiliki karakteristik identik dengan pohon induk berkualitas tinggi.
  • Sertifikasi & Kualitas Benih: Penerapan standar sertifikasi dalam setiap rantai produksi untuk menghasilkan benih sumber yang legal, bermutu, dan memiliki daya adaptasi optimal bagi pengembangan pertanian berkelanjutan.
  • Pembelajaran Vokatif Terapan: Integrasi kurikulum berbasis praktik lapangan yang berorientasi pada hasil nyata (output-based) guna menyiapkan mahasiswa menjadi ahli perbenihan yang siap bersaing di industri.

Berita Terbaru

Terkait